Apa yang Dimaksud dengan Colorado Innovation Network?

Apa yang Dimaksud dengan Colorado Innovation Network? – Amerika Serikat adalah sebuah negara besar yang memiliki pengaruh bagi negara lain. Selain itu, negara ini juga memiliki tujuan untuk mewujudkan kemakmuran bagi warga negaranya. Salah satu hal penting yang menjadi perhatian baik pemerintah Amerika Serikat maupun lembaga di luar pemerintah adalah perkembangan ekonomi dari Amerika Serikat. Suatu negara yang memiliki perkembangan ekonomi yang baik tentu akan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Oleh karena itu, beberapa negara bagian Amerika Serikat memiliki lembaga atau institusi yang bertanggung jawab dalam percepatan ekonomi dari masyarakat terutama mereka yang memiliki usaha. Sehingga, seluruh elemen masyarakat Amerika Serikat dapat berkontribusi dalam mempercepat perkembangan ekonomi sekaligus membuka kondisi finansial mereka.

Apa yang Dimaksud dengan Colorado Innovation Network

Salah satu lembaga yang dibentuk untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat terutama di wilayah Colorado adalah Colorado Innovation Network (COIN). Lembaga ini telah berdiri sejak tahun 2011. COIN diresmikan oleh Gubernur John Hickenlooper. Ia mencetuskan sebuah rencana jangka panjang bagi COIN agar bisa membantu perekonomian wilayah Colorado dan diberi nama Colorado Blueprint. Saat COIN berdiri, beberapa akademi dan praktisi menjabat beberapa posisi penting yang ada di COIN. Salah satunya adalah Ajay Menon yang merupakan dekan dari College of Business at Colorado State University sebagai Chief Innovation Officer. Sementara itu, COIN executive director dijabat oleh Kelly Quann yang merupakan konsultan senior dari Deloitte Consulting. Lantas, apa saja yang menjadi tugas dari COIN?

Secara umum, tugas utama COIN adalah untuk meningkatkan reputasi dari negara mengenai inovasi industri. Peningkatan reputasi tersebut dapat dicapai dengan adanya peningkatan lapangan pekerjaan dan modal di bidang inovasi industri. Selain itu, COIN juga bertugas untuk mendukung usaha industri milik masyarakat agar semakin berkembang dan mengembangkan inovasi yang lain. Untuk melakukan hal tersebut, COIN tentu membutuhkan dukungan dana yang tidak sedikit. Akan tetapi, status hukum COIN yang bukan merupakan lembaga pemerintah membuat COIN tidak mendapatkan tunjangan dana dari pemerintah. Sumber dana yang digunakan untuk pengoperasian COIN adalah donatur dari swasta. Pendanaan dari donatur swasta ini mencapai sekitar $400,000.

Sementara itu, untuk mewujudkan tujuan utama dari COIN, perlu adanya sinergi dari berbagai pihak seperti masyarakat, swasta, dan akademisi. COIN akan mempertemukan pimpinan baik dari perusahaan swasta berbagai tingkat, organisasi non profit, industri, pemerintah, maupun akademisi. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan sinergitas yang mampu mengembangkan inovasi di bidang industri dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi ke arah positif. Sedangkan untuk menjalankan COIN dalam berbagai macam aktivitas, ada beberapa elemen yang dibutuhkan. Elemen paling internal adalah COIN Leadership Team. Elemen lainnya adalah COIN Board of Advisors, COIN Partners, industri, universitas, pemerintah, dan swasta.

Sejak COIN mulai berdiri hingga saat ini, ada berbagai macam posisi yang dibutuhkan untuk mengoperasikan COIN. Beberapa posisi mengalami perubahan baik struktur maupun status organisasi. Salah satunya adalah di bidang COIN Operations. Posisi yang tersedia di bidang COIN Operations adalah FT Executive Director, FT Program Manager, PT Program Manager, dan PT Research Fellows. Akan tetapi, terjadi perubahan dimana PT Program Manager berubah menjadi FT Initiative Coordinators. Selain itu, posisi PT Program Manager hanya dijabat oleh satu orang saja. Namun, posisi FT Initiative Coordinators dijabat oleh 2 orang. Selain itu, sejak tahun 2013, COIN telah berubah menjadi organisasi non profit yang independen.